SEBERKAS MUTIARA KATA


"Jangan biarkan 
cita-cita yang sedang panas itu
mati tidak di endah
lantas menjadi sejuk akhirnya"

Carlyle

SELAMAT HARI NATAL

MERRY CHRISMAS
Istimewa buat YMCA Deaf Club members
&
Sahabat Katholik

Monolog Jiwaku


Andai duka itu hadir 
buat menyejuk lara mendatang
ku pasrahkan segalanya
penuh redha
tanpa musykil
barang sekelumit pun
segenap rasa

ZAPIN MELAYU - Yaladan


Tinggilah tinggi terbang tinggi
akhirnya jatuh ke tanah juga
janganlah kita meninggi diri
akhirnya jatuh ke bawah juga

Jangan diturut resmi lalang
baik diturut resmi padi
meninggi diri dibenci orang
budi bahasa itu dicari

Baik-baik pegang kemudi
janganlah sampai terlanggar karang
baik baik kita berbudi
janganlah sampai dikata orang

melestari estetika melayu

HALLAJ : Love



Lovers are strange....
the more thet are killed....
the more they are alive....

Islamic Poem Hallaj

DELIMA RANTING SENJA : Bintang Kejora


BINTANG kejora sudah terbit
di fajar berpantai bersih
angin timur berbisik jauh
sejuta impian sudah tiba
membawa pesan orang gunung
naikkan bendera
naikkan bendera
inilah lagu bintang kejora
mari berpimpin tangan
melaung rindu kemanusiaan




 Delima Ranting Senja (M/S 135)
Bonda Siti Zainon Ismail

MELAYU DELI : Banjar Masin



Dari Singgawang ke Banjar masin
Minyak tanah hasil buminya
Nasib yang malang, hidupku miskin
Kian ke mari mencari nafkah

Negeri Singgawang kotanya indah
Disana banyak orang berkunjung
Hidup melarat selalu sengsara
Tiada pernah rasa beruntung

"Melestari estetika bangsa"

RUMI : Daylight



The light which shines in the eye
is really the light of the heart
the light which fills the heart
is the light of god
which is pure
and separate from the light
of intellect and sense.... 

Tanyakan Pada Sepi

 

APA kan mampu ditebak
lewat keajaiban nestapa sepi

SECARIK aksara ternukil di warkah
pena terkeletak kelu
bait madah tersangkak kasar
mencambah kerenyuk kusut
selebar kemerut di padang dahi
menggumam sisa jeda 

APA tafsir bisa ditekur
pada perit gulana sunyi

SELUBUNG nubari membuntu
cibir bibir merunyam alpa
bundar mata dikebil rapat
pauh pipi dikecap menjatuh
rahang terbiar melukut
menyulap rentak hela nafas

APA mungkin takdir mempidana
sendu diratap
silam dicempera
tanpa akhirnya...

 Riesna Zasly
24 November 2010

CERPEN SELAYAR LARA DI MEDIA CETAK

Cerpen tentang tema penderaan kanak kanak
SELAYAR LARA
disiarkan di Majalah Seri Dewi & Keluarga
Edisi Disember 2010

Terima kasih yang tidak terhingga
Buat Sifu Sasterawati Azmah Nordin 
untuk kesan editting yang amat mengagumkan
Teman-teman di Web-Sastera 
yang selalu berada disisi
serta
Pengurusan Karangkraf

MELAYU - Dondang Sayang


Pergi menebang si kayu bakau
Buat bekalan pergi ke laut
Sudah ku renung sembilan pulau
Barulah dapat tempat berpaut

Anak peladang pergi ke surau
Memakai baju butangnya tiada
Ribut dan taufan tidak ku hirau
Pulau harapan ku cita juga

"Melestari Estetika Budaya Bangsa"

Hadis Rasulullah



 "Kullukum ra'in wakullukum masulun an raiyatihi" 

Setiap orang adalah pemimpin, tidak perduli sesiapapun, 
paling tidak untuk diri mereka sendiri 

MELAYU DELI : Selayang pandang


Layang-layang selayang pandang
Ini lagu Selayang pandang

Lama sudah tidak ke ladang
Tinggi rumput darilah lalang
Lama tak kupandang, hatiku bimbang
Ingin ku turut, ia menghilang

Layang-layang selayang pandang
Hati di dalam, rasa bergoncang

Layang-layang dipohon bambu
Sudah dipandang, hati tak tentu

Buah randu, si buah pinang
Ambil kancip, dibelah rata
Hati yang rindu bukan kepalang
Mengenang nasib jauh di mata

Layang-layang jatuh ke kali
Sekali pandang, jatuh ke hati

Pulau Pandan jauh ke tengah
Balik pulau si angsa dua
Hancurlah badan dikandung tanah
Budi yang baik dikenang jua

Layang-layang dari Cibitung
Terpaut pandang membikin bingung

Kalau sudah sumur di ladang
Boleh kita menumpang mandi
Kalau ada umur yang panjang
Boleh kita berjumpa lagi

Layang-layang Melayu Deli
Selayang Pandang sampai di sini


"Melestari Estetika Budaya Bangsa"

SEBERKAS PERIBAHASA MELAYU LAMA

Penggunaan perkataan "AIR" dalam peribahasa klasik melayu buat dikongsi sesama...

air beriak tanda tak dalam
+ orang yang sombong
+ besar cakapnya tapi tidak berisi


air besar batu bersibak
+ perselisihan yang besar akan mencerai-beraikan persaudaraan/persahabatan

air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga
+ anak mengikut teladan dan  sifat orang tuanya

air dalam berkumbah, air dengkat bercebok
+ pembelajaan harus dipadankan dengan pendapatan

air dicincang tiada kan putus
+ persaudaraan amat sukar dipisahkan

air diminum berasa duri, nasi dimakan rasa sekam
+ orang yang berduka cita

air diminum sembiluan
+ orang yang di dalam kesusahan

air mata jatuh ke perut
+ berdukacita yang tiada tara

air mudik sungai semua teluk diranai
+ orang yang boros

air pun ada pasang surut
+ untung malam tiada tetap, selalu sdilih berganti

air sama air, sampah ke tepi jua
+ jika kita mencampuri pergaduhan orang yang bersanak saudara, apabila mereka berbaik semula, kita juga yang tersisih dari mereka

air setitik digunungkan, tanah sekepal digunungkan
+ membesar-besarkan perkara yang kecil

air yang tenang, jangan disangka tiada buaya
+ orang yang pendiam jangan disangka bodoh

air tenang menghanyutkan
+ orang pendiam yang dapat melakukan pekerjaan payah-payah

air yang dingin juga dapat memadami
+ bersikap lembah lembut juga mampu menyejukkan hati orang yang sedang marah

ada air adalah ikan
+ dimana ada tempat di situ ada rezeki
+ setiap tempat ada adat resamnya yang tersendiri

adakah dari telaga yang jernih, mengalir air yang keruh
+ adakah dari mulut orang baik-baik, mampu keluar kata-kata yang keji

MELAYU DELI - Siti Payung


Tiup api embun berderai
Patah galah haluan perahu
Niat dihati tak hendak bercerai
Kuasa Allah siapa yang tahu

 Siti Payong lagu melayu
Lagu sejak zaman berzaman
Apa malang nasib diriku
Ke sana ke mari dihina orang

Lestarikan estetika budaya bangsa