PUISI : Mimpi Cinta Swargaloka


Glitter GraphicsTakkan mampu gerah terlupus
lewat gemersik benak khayalanku
sukma bergenang tenang menghilir malam
serakan bintang memudar kanvas lelangit
bulan bersipu di sela awana abu-abu
pawana bersemilir syahdu
menyambut sasa tubuhmu terhadir
menghias mimpi dara

Kau berlayang datang selincah elang
menantang paut jasad lesu gadisku
redup matamu mengoras nuansa tegar
gurat bibirmu bersungging pesona
jemari utuhmu bersimpuh teruja rasa
merangkai sekuntum mawar putih
yang ungkapmu menjadi milik nan abadi
buat raga kecil ini yang semarak kau puja



Kau dekati galur kalbu nan beku
mengoras hangat selusur bening inderaloka
menantangku tanpa riak berkerdip
mendepangkan dada sederap mendakap
mencucur lafaz gamitan bermadu
yang menenggelam jiwaku dalam leka 

"Aku datang...
Ingin membawa dirimu pergi
Sambutlah huluranku
raihlah ke dalam pelukan ku
kan ku bawa dikau menunjang awan
kan ku semat ikrar setulus mega
untuk selalu membahagiakanmu..."

Langsung kau menghilang
sedesis semilir angin tanpa endah bersapa
menyela hadirnya hening pagi muda



Aku terjaga dalam jeda
mencari-cari jejak pura nan hilang
dalam garit senyum nan bergegar hambar
menyentuh gugur air bening titisan kelu
lewat tubiran haru danau nelangsa
bahana mimpi indah nan kecundang seru
mengeromol batinku

Mungkinkah ku carik sepi Sang Prameswari
yang terdongak sipi menanggung galasan rindu
pada Damarwulan yang menyumpah kaku jasadnya
menyeri citra ratusan cinta prambanan
seiring korban mimpinya nan lengang?

 

Hadirlah lagi mimpiku
melatar gerimis cinta...

Riesna Zasly 
6 January 2010

PSS : Sudah terlalu lama tidak menukil pouisi-puisi bertema cinta di sini... setelah takjub melihat kawan-kawan yang leka menggarap istilah 'cinta' itu di laman-laman mereka, aku terpanggil untuk menyempurnakan karya yang sebegitu pula... terimalah, "Mimpi Cinta Swargaloka"

16 ulasan:

nuansa pena berkata...

Hadirlah lagi mimpiku
melatar gerimis cinta
memadu kasih dalam ruang hati
bercahayakan aroma bunga
hanya aku dan dirimu yang ada

Yang lain ngungsi kebulan! ha ha ha ha!

Aku akan hadir lagi menikmati puisi-puisi yang indah dan mengharubirukan perasaan!

secangkir madu merah berkata...

riesna, indahnya bahasa bicaramu...aku terkedu..

Riesna Zasly berkata...

aduh indahnya, bung
rasanya hampir jatuh cinta aku padamu...

namun, masih 'hampir toh hehehe

thanks kak madu merah krn dtg menjengok... puisi akak juga saya suka

kesehaRian Ra-Kun berkata...

nice post :)

Riesna Zasly berkata...

thanks keseha...

Faarihin berkata...

owh tak tahu nak kata apa..
bahasa yang terlalu tinggi..
masih sukar untuk difahami..
adeh.. hehehe.. (^__^)

Riesna Zasly berkata...

farihin...

cuba baca perlahan-lahan satu demi satu rangkapnyer... jangan tinggalkan imbuhan 'di, ter , an, kan' tu... krn imbuhan itu terlarut dalam makna...

itu cara memahami puisi... memang sukar skit berbanding prosa yang lebih terus terang ayatnya...

KU TITIP GERAH HARI BARU tu sebuah prosa... kerana itu agak terus terang tanpa kiasan bahasanya... mudah bacanya...

yang ini puisi... susah sikit... akak garap puisi ni pun seksa (sejak 29 disember lalu)... baru berhasil nih... setelah dirombak berulang kali kehalusan bahasanya...

akak yakin, semakin lama farihin pasti akan dapat biasakan diri menghayatinya... percayalah

puisi ni sedih skit...

kisah seorang gadis yang merindukan bekas kekasihnya yang telah pergi kerana cinta mereka terhalang... sehingga dia termimpikan kekasihnya itu datang mengajaknya kawin lari... dan kerena keluarga dan adat, gadis itu memendam rasa pilu dalam haTI... mecantas kasihnya itu..

love u dik ...

anaklaut berkata...

dalam hidup serba singkat ini
banyak tempat sudah kusinggah
hanya sewaktu berdua denganmu
itulah saat paling indah
kau mengajarku wahai kekasih
rahsia cinta tidak ternilai
semarak suci dari hati
janganlah ia disembunyi

Riesna Zasly berkata...

aduh...
ni yang nak terjatuh cinta nih...
indahnya garapan anak laut...
syahdu saya

kawie2020 berkata...

hehhehehhe.. kawie bc puisi td byk yg kurang faham tapi setelah bc komen riesna untuk farihin barulah kawie faham...

maaf kerana belum kesempatan nk berpuisi malam ini...

maaf kerana lambat jenguk rumah riesna.. kawie sibuk sikit malam ini..

terima kasih kerana singgah diblog kawie yer.. :)

Riesna Zasly berkata...

thanks kawie
kehadiran mu sudah cukup meruntun hati... belum register ber'madu' lagi... hehe

CIK IZ'S berkata...

hyaiiii..

indahnya cinta dlm ayat begini! :)

saniza berkata...

betul ....

saya senang membaca .....

Riesna Zasly berkata...

terima kasih cik izs dan saniza...
smemangnya cinta memang indah buat kita

Faarihin berkata...

oho cam tu yer kak.. bila baca komen akak tu barulah saya faham..

memang kena baca satu-satu, baru boleh menjiwainya.. wah.. memang hebatlah kak.. bahasa-bahasa akak terlalu halus an puitis..

puisi akak memang indah untuk dihayati.. (^__^)

mamawana berkata...

canteeekkkkkk...... baik punyerrr....